Selasa, 24 November 2020

Bunga dan Daun 🌹🍃

Aku ingin menceritakan sebuah kisah tentang pasangan suami istri yang baru menikah dan berjuang melawan badai ujian kehidupan. Ya, kenapa aku menyebut nya badai kehidupan, karena sejak awal pernikahan pasangan suami istri ini anggap saja namanya Bunga (istri) & Daun (suami) tak henti-henti nya diuji. Diuji dan selalu diuji, sampai akhirnya mereka menjadi kuat, memang betul apa kata pepatah "Pohon yang makin menjulang tinggi, maka Angin yang menerpanya makin Kencang, namun sang Akar juga makin mencengkram kuat" 

Kisah ini, kuberi judul


Bunga dan Daun 🌹🍃


Disuatu hari, tepatnya tanggal 07 Juni 2019 pagi hari jam 08.00 berlangsung lah sebuah acara yang sangat sederhana, penuh khidmat, dan bahagia yaitu acara pernikahan Bunga dan Daun. Ya, Bunga dan Daun merupakan pasangan yang di jodohkan oleh Tuhan melalui pertemuan yang tidak disengaja, tanpa sabahatan apalagi pacaran. 

Jika, mengingat kebelakang, memang Bunga dan Daun pernah satu instansi saat menimba ilmu, kebetulan Daun sering melewati jalan depan kos Bunga. Setiap kali Daun berpapasan dengan Bunga, mereka saling bertegur sapa senyum. Padahal Bunga sama sekali tidak mengenal Daun, yang Bunga tau tentang nya, Daun hanyalah anak yg sama-sama merantau dan sama-sama berasal dari satu daerah dengan Bunga. Seiring berjalan nya waktu, tibalah saatnya mereka dipertemukan secara tidak sengaja, saat keduanya sama-sama sudah lulus, sama-sama sudah bekerja, dan sama-sama sendiri.

Waktu itu, Bunga sedang duduk di sebuah toko servis elektronik pinggir jalan, lalu tiba-tiba dari kejauhan ada seorang laki-laki yang menunjuk-nunjuk dengan jari telunjuknya pada Bunga. Bunga yang sedang kelelahan karena baru pulang dari tempat kerjanya dan berniat memperbaiki alat elektronik nya, tidak menghiraukan laki-laki tersebut, selain tidak mengenal laki-laki tersebut, Bunga juga jarang bergaul atau berteman dengan laki-laki. Sambil tidak menghiraukan laki-laki tersebut dan menunggu tukang toko servis cukup lama, Bunga pun berniat ingin pulang saja, saat Bunga mau menyalakan motornya tiba-tiba laki-laki tersebut menghampiri nya, menyapa dan mengingatkan kalau Bunga pernah nge kos di Kiri jalan. Akhirnya Bunga ingat, kalau laki-laki yang menghampiri nya adalah orang atau mahasiswa yang pernah lewat depan kos nya dulu dan sering berpapasan dengan nya. Laki-laki tersebut mengenalkan namanya, begitu pun bunga mengenalkan nama diri nya karena diminta. Dalam benak pikiran Bunga, Bunga mengira bahwa laki-laki tersebut hanyalah penjual obat saja, ternyata bukan. Akhirnya setelah perbincangan sedikit, laki-laki tersebut pun ditinggal pulang oleh Bunga.

Seiring berjalannya waktu, melalui nada perkenalan yang lembut dan sopan, keseriusan, kejujuran, ketulusan, serta keberanian laki-laki tersebut meminta Bunga menjadi pasangan hidupnya akhirnya singkat cerita Bunga dan laki-laki tersebut (Daun) sampailah kejenjang pernikahan.


Sekian dulu, ceritanya sampai disini. Karena Angin nya masih sepoi-sepoi, belum jadi badai, apalagi badai ujian kehidupan. 😁


Bunga & Daun masih sedang bahagia-bahagianya. 🤗🤭🌹


Daaaannn yang masih penasaran dengan cerita kelanjutan tentang kisah Cinta Bunga dan Daun, sering kunjungi blog ini ya guys...

Puncak seru-serunya saat badai datang menyelimuti kehidupan Bunga dan Daun.  Tetap semangat, kamu yg kepo dengan cerita Bunga dan Daun 🌹🍃


Salam Bunda 🌹🍃

Tidak ada komentar: